Kamis, 11 Agustus 2016

PENDAIS

 


1.                Pengertian qalqalah
Qalqalah secara harfi/harfiyah (bahasa) artinya getaran, mantul atau membal. Pengertian qalqalah secara istilah  ialah memantul/getaran suara ketika membaca  kalimat (lafal) yang terdapat huruf berharakat sukun asli (asli mati) atau sukun karena waqaf /diwaqafkan.
Huruf qalqalah ada lima yaitu  ( قَطْبُ جَدٍ  ( ق , ط , ب , ج , د )

2.       Hukum Bacaan Mad Thobi’i Yang Benar
Jika Apabila ada alif ( ا ) terletak sesudah fathah atau ya’ sukun ( ي ) sesudah kasrah ( ―ِ ) atau wau ( و ) sesudah dhammah ( ―ُ ) maka dihukumi mad thabi’i . Mad artinya panjang  thabi’i artinya biasa. Cara membacanya harus sepanjang dua harakat atau disebut satu alif itulah cara membaca yang benar dan baik untuk hukm mad thobi’I ini

3.              Idgam Bilagunnah dan contohnya
Pengertian Idgam Bilagunnah, idgam berati masuk/lebur dan bila itu tidak, gunnah adalah suara yang keluar dari hidung atau dengung. Jadi pengertian idgam bigunnah adalah masuk atau lebur dengan tidak disertakan dengan suara yang keluar dari hidung atau tidak mendengung, yang berbeda dengan idgam bigunnah masuk dengan suara yang keluar dari hidung atau disertai dengung.
Huruf idgam bilagunnah ini ada 2 huruf, yaitu: Lam (ل) dan Ro (ر)
Jadi setiap ada Nun mati atau tanwin (fattah, kasroh, atau dhomah) bertemua dengan huruf yang dua tadi itu disebut dengan hukum bacaan Idgam Bigunnah.


4.              Pengertian Izhar
        Hukum bacaan izhar adalah membaca huruf nun mati dan tanwin dengan jelas dan terang (tanpa dengung) apabila bertemu dengan enam huruf-huruf izhar . Huruf-huruf Izhar adalah sebagai berikut:
Hamzah( ء ), Haa( ه ), Ain( ع ), Ha( ح ), Ghain( غ ),


      





 

BAHASA INDONESIA

 


Majas perbandingan ada 12 yaitu :
1.                  Metafora
          Metafora adalah majas yang mengungkapkan ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis.
métafora : Pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara
Contoh:
a)      Engkau belahan jantung hatiku sayangku. (sangat penting)
b)      Raja siang keluar dari ufuk timur
c)      Jonathan adalah bintang kelas dunia.
d)      Harta karunku (sangat berharga)
e)      Dia dianggap anak emas majikannya.
f)       Perpustakaan adalah gudang ilmu.

2.                  Personifikasi
          Personifikasi adalah majas yang membandingkan benda-benda tak bernyawa seolah-olah mempunyai sifat seperti manusia.
Contoh:
a) Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
b) Ombak berkejar-kejaran ke tepi pantai.
c) Peluit wasit menjerit panjang menandai akhir dari pertandingan tersebut.

3.                   Litotes
          Litotes adalah majas yang menyatakan sesuatu dengan cara yang berlawanan dari kenyataannya dengan mengecilkan atau menguranginya. Tujuannya untuk merendahkan diri.
Contoh:
a) Makanlah seadanya hanya dengan nasi dan air putih saja.
b) Mengapa kamu bertanya pada orang yang bodoh seperti saya
    ini




4.                  Hiperbola
         Majas hiperbola adalah majas yang berupa pernyataan berlebihan dari kenyataannya dengan maksud memberikan kesan mendalam atau meminta perhatian.
Contoh:
a) Suaranya menggelegar membelah angkasa.
b) Tubuhnya tinggal kulit pembalut tulang

5.                  Alegori
        Alegori adalah Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran.
Alegori: majas perbandingan yang bertautan satu dan yang lainnya dalam kesatuan yang utuh. Contoh: Suami sebagai nahkoda, Istri sebagai juru mudi
Alegori biasanya berbentuk cerita yang penuh dengan simbol-simbol bermuatan moral.
Contoh:
Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut

6.              Simbolik
         Simbolik adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan
mempergunakan benda, binatang, atau tumbuhan sebagai simbol atau lambang.
Contoh:
a)   Ia terkenal sebagai buaya darat.
b)   Rumah itu hangus dilalap si jago merah.
c)   Bunglon, lambang orang yang tak berpendirian
d)   Melati, lambang kesucian
e)   Teratai, lambang pengabdian

7.              Majas alusio

           merupakan kelompok majas pertautan, yaitu kelompok majas yang mengungkapkan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang merujuk gagasan yang dimaksud karena memiliki tautan (kedekatan) makna dengan gagasan yang ingin diutarakan oleh si penutur
Contoh
1. Harga bahan kebutuhan pokok yang naik namun tidak diiringi dengan kenaikan upah pekerja          membuat pendapatan lebih besar pasak.
2. Kisah hidup sariyem mengingatkanku padacerita kehidupan bawang merah bawang putih
    dan ibu tirinya.
3. Kakek yanto memang tua-tua keladi, bisa-bisanya ia menikahi seorang gadis.
4. Semangat sekolah laskar pelangi aku temui pada anak-anak perbatasan.
5. Perjalanan cinta ana dengan ali terinspirasi dari kisah cinta ali dan fatimah.
6. Apakah nasib A. Samad akan sama dengan kisah A. Azhar??
7. Turunnya harga rupiah pada masa sekrang adalah yang terburuk setelah tahun 98.
8. Pengamat industri menyangsikan pasar industri batu akik yang akan bernasib sama dengan gelombang cinta.

8.      Metonimia
           Metonimia adalah majas yang menggunakan ciri atau lebel dari sebuah benda untuk menggantikan benda tersebut.Pengungkapan tersebut berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh:
a) Di kantongnya selalu terselib gudang garam. (maksudnya rokok gudang garam)
b) Setiap pagi Ayah selalu menghirup kapal api. (maksudnya kopi kapal api)
c) Ayah pulang dari luar negeri naik garuda (maksudnya pesawat)

9.      Sinekdok
         Sinekdok adalah majas yang menyebutkan bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya. Majas sinekdokhe terdiri atas dua bentuk berikut.
a) Pars pro toto, yaitu menyebutkan sebagian untuk keseluruhan.
    Contoh:
(a) Hingga detik ini ia belum kelihatan batang hidungnya.
(b) Per kepala mendapat Rp. 300.000.
b) Totem pro parte, yaitu menyebutkan keseluruhan untuk sebagian.
    Contoh:
(a) Dalam pertandingan final bulu tangkis Rt.03 melawan Rt. 07.
(b) Indonesia akan memilih idolanya malam nanti.

10.  eufemisme

           berasal dari kata euphemizein, kata dalam bahasa Yunani yang berarti ‘kata-kata yang baik. Adapun jika ditinjau dari istilahnya, pengertian majas eufimisme dapat diartikan sebagai suatu majas atau ungkapan halus yang digunakan sebagai pengganti ungkapan-ungkapan yang terasa kasar.
Contoh
1 Banyak orang baru tahu jika Setiawan kini adalah seorang tunanetra. (tuna netra = buta) 2Kebanyakan makan obat, kakek kini menjadi seorang tuna rungu. (tuna rungu = tuli) Bayu baru 3diketahui tuna wicara setelah usianya menginjak 5 tahun. (tuna wicara = bisu) Karena ibunya 4sering makan nanas saat hamil, Mela akhirnya menjadi tuna daksa. (tuna daksa = cacat fisik) 5Banyak anak-anak tunagrahita yang disekolahkan pemeritah di Sekolah Luar Biasa. (tuna grahita = keterbelakangan mental)

11.  Antonomaisa

                    Secara bahasa, kata antonomasia berasal dari bahasa Yunani ἀντονομασία atau antonomazein yang berarti “nama yang berbeda”.
contoh
1.  Nita berjalan dengan sangat lambat. Lelah sekali jika harus satu tim dengan Si Gemuk itu.
2.  Rino memang wajar jika akhirnya menjadi pimpinan kelompoknya.
3.  Si Lincah itu sangat cekatan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan atasan.
4.   Siapa lagi kalau bukan Si Pintar itu yang mewakili sekolah kita dalam perlombaan cerdas cermat ini? Untaran adalah nama kucingku.
5.  Aku sangat menyayangi Si Putih itu sehingga aku membawanya kemana pun pergi. Si Cantik yang dulu kita kenal sekarang wajahnya telah berubah.

12.  Tropen

                           Majas yang mempergunakan kata kata yang tepat dan sejajar artinya dengan sesuatu keadaan yang sedang terjadi
          Contohnya
          Presiden terbang ke jepang

PKN

Assalamualaikum wr.wb saya akan posting pelajaran saya yaitu pentingnya ideologi bagi pancasila/suatu negara

Pentingnya Ideologi Bagi Suatu Negara - Ideologi suatu negara sangat penting karena sangat bermakna dalam bagi suatu negara. Pentingnya ideologi bagi suatu negara dapat disimpulkan dalam beberapa point-point antara lain sebagai berikut... 
  • Negara mampu membangkitkan kesadaran mengenai kemerdekaan, memberikan orientasi mengenai dunia beserta isinya, serta memberikan motivasi perjuangan untuk mencapai apa yang dicita-citakan.
  • Dengan ideologi nasionalnya suatu bangsa dan negara dapat berdiri kukuh dan tidak mudah terombang ambing oleh pengaruh ideologi lain serta dalam menghadapi persoalan-persoalan yang ada. 
  • Ideologi memberikan arah dan tujuan yang jelas menuju kehidupan yang di cita-citakan. 
  • Ideologi dapat mempersatukan orang dari seluruh pandangan hidup atau berbagai ideologi 
  • Ideologi mempersatukan orang dari seluruh agama 
  • Ideologi memiliki arti yang penting karena mampu mengatasi konflik atau ketegangan sosial 
Indonesia menganut ideologi Pancasila, karena pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila berfungsi sebagai petunjuk arah bagi seluruh rakyat indonesia dalam membentuk sikap, moral, watak, perilaku, tata nilai, etika karena Pancasila adalah way of life. Dengan demikian, pancasila selalu terpancar dalam segala tingkah laku dan perbuatan setiap rakyat indonesia

Selasa, 09 Agustus 2016

MENGGABUNGKAN FOTOGRAFI DIGITAL KEDALAM SAJIAN MULTIMEDIA

Membuat Efek Air dengan Adobe Photoshop

Pertama-tama siapkan background untuk menyimpan manipulasi air, disini saya menyiapkan gambar sebuah daun pisang untuk dijadikan background. Buka gambar daun pisang tersebut di Adobe Photoshop.


Buatlah background warna putih di layer baru dengan cara CTRL+SHIFT+N atau Layer -> New -> Layer..., lalu berikan warna putih dengan Paint Bucket Tool (G).

Maskud dari background putih ini adalah untuk tulisan yang akan dibuat agar bisa diberikan efek Filter, karena saat awal membuat tulisan, layer tulisan tersebut berupa layer text, sehingga tidak bisa diberikan Filter oleh karena itu kita berikan background lalu digabungkan agar bisa menjadi layer image agar bisa diberikan effek Filter.

 
Lalu buatlah tulisan diatas background putih tadi dengan typografi sesuai dengan effek manipulasi air, biasanya menggunakan font Tempus Sans ITC.


Gabungkan layer background putih tersebut dengan layer font dengan cara CTRL+E atau Layer -> Merge Layers, sehingga menjadi satu layer. Berikan Filer Crystallize ke layer yang sudah digabungkan tersebut dengan cara Filter -> Pixelate -> Crystallize berikan nilai 13.


 


Selanjutnya berikan effek buram dengan cara Filter -> Blur -> Lens Blur, berikan nilai Radius 2,5




Setelah itu hilangkanlah warna putih yang menjadi background tulisan tersebut dengan cara mengklik Load Channel as Selection di pallete Channels, apabila sudah terseleksi tinggal hapus backgroud berwarna putih tersebut dengan menekan Delete pada keyboard anda.



Buatlah tulisan tersebut seperti menempel pada daun dengan merubah derajat dan letak tulisan dengan cara Edit -> Transform -> Warp, lalu sesuaikan setiap sisinya agar terlihat menempel.
 


Apabila sudah terlihat menempel berikan Fill 0% di dalam pallete layer, penggunaan fil ini dimaksudkan agar tulisan terlihat bening seperti air. Lalu pada layer tersebut berikan efek pengkilap dan timbul dengan cara klik kanan layer tersebut lalu pilih Blending Option centang Bevel and Emboss, lalu samakanlah perngaturanya seperti dibawah ini.



Kini tulisan pun sudah menjadi seperti air. A gar lebih mirip berikan tetesan air lainya dengan menggunakan brush di layer yang sama.


Selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)